Selasa, 24 April 2012

Ibu . . . Aku Pun Takut


Seuntai tasbih pemberianku
Memudar butirnya dalam rengkuh jemari ibu
Keriput kulit coklat tuanya
Lukiskan usia yang merangkak senja
Mata ibu menerangkan gulana
Teringat akan masa yang terus menua
Ibu tak takut kematian
Ia hanya gulana akan sosok israil dalam buaian
Akankah datang dengan seuntai senyuman
Atau dalam sesosok seram
Ibu . . .
Aku teramat lebih merasa takut dari padamu
Engkau telah hadirkan dunia ini mujahid-mujahidah sejati
Kau limpahi kasih tak bertepi
Kau hujani sabarnya senyum sepanjang hari
Ibu . . .
Kau bukakan mata kami kemuliaan Allah
Terangi kami akan indahnya ibadah
Hadapkan kami tuk raih hidayah
Tapi kenapa ibu harus resah . . .
Timbangan amalku tiada berkadar, Ibu . . .
Seandainya esok israil datang padaku . . . .
Ibu . . . Aku takut . . .
Akupun takut . . .

0 komentar:

Posting Komentar

 
;